Hal Yang Dapat Kamu Pelajari Dari Kenaikan Harga Kacang Kedelai

Di suatu negara yang mengalami pelemahan ekonomi memiliki dampak negatif berkelanjutan yaitu turunnya tingkat kesejahteraan masyarakat yang mengakibatkan meningkatnya kriminalitas di negara tersebut. Hal ini berlaku diseluruh tempat, termasuk di Indonesia.

Tahun 2020 merupakan tahun dimana kasus Covid-19 pertama kali ditemukan di Indonesia. Cara satu-satunya untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 yaitu dengan melakukan pembatasan-pembatasan wilayah dimana hal tersebut juga mempunyai efek samping yaitu bisnis dan usaha semakin lesu yang berujung pelemahan ekonomi dan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Turunnya tingkat kesejahteraan masyarakat membuat sebagian orang mencari jalan pintas dengan memilih jalan yang salah dalam hal mencari uang. Mereka-mereka ini yang perlu kita waspadai karena oknum seperti demikian akan melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan uang, termasuk dengan cara menipu.

Di era teknologi yang semakin canggih ini membuat oknum penipu ini juga semakin canggih dalam menipu seseorang, seperti apa ciri-cirinya dan cara mengenali modus penipuannya?

1. Menawarkan Produk Investasi Dengan Imbal Hasil yang tinggi

Negara yang sedang mengalami pelemahan ekonomi cenderung memiliki tingkat suku bunga deposito yang relatif rendah. Hal ini dimanfaatkan oleh oknum penipu untuk menawarkan investasi fiktif (alias bodong) yang memberikan imbal hasil yang tinggi.

Sebagian besar orang yang return-oriented tentunya akan sangat memperhatikan instrumen investasi yang memberikan pengembalian hasil investasi yang tinggi. Orang-orang inilah yang menjadi sasaran oknum penipu. 

Ilustrasi Penipu – Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash

Cara mudah untuk mengenali modus penipuan ini yaitu tetap berpikir logis bahwa tidak ada satupun instrumen yang menjanjikan tingkat pengembalian hasil investasi dengan nilai berapa pun itu. Jangan mau terhasut / ikut-ikut kata orang, be yourself.

2. Menggunakan Nama, Foto & Cara Berbahasa Public Figure

Di era keterbukaan informasi, sangatlah memudahkan oknum penipu untuk mengambil data identitas seseorang seperti Nama, Foto bahkan cara berbahasa seseorang yang kemudian digunakan untuk melakukan tindak kriminalitas penipuan.

Hal ini sangat miris karena dalam hal ini, oknum penipu mengambil uang masyarakat dengan merusak nama seorang tokoh masyarakat (public figure) bahkan tanpa disadarinya. Tokoh masyarakat yang dimaksud bukan hanya selebritis, bahkan karyawan swasta yang sering tampil di publik untuk memberikan edukasi finansial pun kerap kali menjadi sasaran empuk dari oknum penipu ini.

Caranya sangat gampang untuk mengenali modus penipuan ini, yaitu tetap berpikir jernih dan teliti ketika oknum meminta uang untuk ditransfer ke suatu rekening. Pastikan terlebih dahulu nama rekening yang oknum berikan, apakah itu benar nama rekening produk investasi atau jangan-jangan nama rekening pribadinya? You are smart people, jangan mau ditipu. 

https://reksadana.ojk.go.id/Public/APERDPublic.aspx?id=IFT69 ). 

Melalui aplikasi Makmur, kamu bisa menemukan berbagai produk Reksa Dana dari Manajer Investasi terbaik. Yuk mulai perjalanan investasimu melalui aplikasi Makmur. STOP Investasi Bodong!

Android : Play Store 

IOS : App Store 

Website : Makmur.id 

Baca juga : Apa Saja Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana?


Posted

in

by

Tags: