Indonesia merupakan Negara yang memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Muslim dan mungkin sebagain dari kalian masih belum paham tentang investasi yang Syariah.
Berbicara mengenai investasi Syariah, tentu ada aturan-aturan dan prinsip yang perlu dianut oleh pihak pengelola investasi Syariah sehingga kamu sebagai investor tentu akan tetap merasa nyaman berinvestasi di instrumen Syariah.
Mungkin juga Sobat Makmur masih belum tahu cara mengelola keuangan pribadi kalian atau bahkan keuangan keluarga yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah. Seperti apakah caranya? Dan apakah hanya umat Muslim yang wajib berinvestasi Syariah?
Yuk buruan daftar acara Webinar “Keuangan dan Investasi Syariah, Apa saja yang harus dipahami?” agar kalian lebih mengerti untuk menjalankan kehidupanmu yang tentunya dengan prinsip Syariah.
Acara ini akan diselenggarakan secara online melalui Zoom Makmur pada:
Hari / Tanggal : Sabtu, 2 April 2022
Jam : 10.00 – 11.30 WIB
Link Pendaftaran : https://bit.ly/BBM-Webinar
Acara ini akan diisi oleh narasumber yang ahli dan berpengalaman dibidangnya yaitu :
– Pembicara 1 : Tubagus Farash Akbar Farich (Direktur Avrist Asset Management)
– Pembicara 2 : Farizy Yunaz M.Ak., CPA., CFP., QWP., RPP. (Founder @sobatkeu.sy)
– Host : Muhammad Faisal Aziz (AVP of Product at Makmur)
Hal penting yang akan dibahas :
1. Cara mengatur keuangan pribadi maupun keluarga sesuai prinsip syariah
2. Prinsip dalam berinvestasi syariah
3. Investasi syariah wajib atau tidak bagi Muslim
4. Pengenalan Reksa Dana Syariah
5. Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional
6. Cara memilih produk Reksa Dana Syariah Untuk Pemula
Selain itu ada juga Doorprize yang menanti kamu loh!
Yuk daftar sekarang di acara webinar Makmur agar kamu bisa mendapat wawasan yang berguna untuk mengelola keuangan dan investasi Syariah mu!
Ingin investasi Syariah yang Aman & Legal karena sudah terdaftar & diawasi oleh OJK? Yuk download Makmur melalui link dibawah ini :
Android : Play Store
IOS : App Store
Website : Makmur.id
Baca juga : Apa Saja Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana?
