5 Kebiasaan yang Paling Merusak Finansial Millenial dan Gen Z

Memiliki karier yang cemerlang di usia muda menjadi suatu hal yang amat menyenangkan. Dimana pengeluaran seseorang masih tergolong lebih kecil dibandingkan saat usianya tua dan berkeluarga, sementara penghasilan yang diperoleh setiap bulan sudah mencapai dua digit.

Meski menyenangkan, seseorang tetap tidak boleh gegabah dalam menggunakan uang. Sebab, ini dapat berpotensi merusak kondisi finansial, lho!

Sebisa mungkin jauhilah beberapa kebiasaan berikut, karena katanya tidak baik untuk kesehatan finansialmu. Apa saja?

Kebiasaan yang Paling Merusak Finansial Millenial

1. Belanja Tanpa Perencanaan

Salah satu godaan mata ini biasanya sangat sulit dijaga saat sedang jalan-jalan, terutama ke mall. Akibat lirik sana dan sini, keinginan belanja pun otomatis timbul yang akhirnya membuatmu langsung membeli suatu barang saat menyukainya.

Sebenarnya tidak salah karena barang tersebut digunakan olehmu. Yang menjadi permasalahan adalah kalau ini terjadi secara terus-menerus. 

Tentunya berpotensi membuat finansialmu tidak stabil.

Sebelum kamu memijakkan kaki di tempat lain, ada baiknya rencanakan apa yang hendak dilakukan di sana. 

Berjanjilah pada diri sendiri agar kamu tidak membeli apapun kalau memang tujuannya dari awal cuma sekedar melihat-lihat. Dengan demikian, uangmu tidak habis untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu perlu.

2. Tidak Menyusun Budget

Beberapa dari kamu mungkin sudah berencana membeli suatu barang saat jalan-jalan ke mall. Pertanyaannya adalah apakah kamu sudah menyiapkan budget untuk membelinya? Nyatanya belum yang membuatmu menghabiskan lebih banyak uang dibandingkan yang seharusnya.

Tidak hanya saat berbelanja barang, menyusun budget juga penting dilakukan saat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya, membeli makanan, bayar listrik, internet, hingga biaya perawatan.

Budget ini penting sebagai pedoman dalam membelanjakan uang. Ketika budget sudah menipis, itu artinya kamu harus mengontrol nafsu berbelanja agar uangnya cukup sampai batas waktu yang ditentukan. Alhasil, kamu tidak perlu memakai uang tabunganmu agar bisa bertahan sampai gajian tiba.

3. Stres yang Berlebihan

Ketahuilah kalau stres membuat finansialmu kacau balau, lho! Stres membuatmu belanja secara irrasional, tanpa pertimbangan karena tujuan berbelanjanya berbeda. Dari yang seharusnya memenuhi kebutuhan malah untuk menyenangkan diri sendiri.

Itu sebabnya mengontrol stres itu sangat diperlukan. Cari tahu hal-hal apa saja yang membuat pikiranmu lebih rileks, jadi tidak perlu menghabiskan uang cuma untuk mencari kesenangan sesaat.

Dengan mengontrol stres pula, kamu dapat terhindar dari berbagai penyakit yang mengganggu kesehatan. Jadi, produktivitas kerja tidak berkurang karenanya.

4. Hidup Berdasarkan Trend

Hidup mengikuti trend sekilas terlihat menyenangkan karena kesannya kamu tidak ketinggalan dibandingkan teman-teman seusiamu. Namun, kamu harus sadar kalau taruhannya adalah uang. 

Kamu tidak bisa pergi ke kafe bagus, misalnya, kalau tidak punya uang. Jangankan makan, untuk minum kopi saja kamu harus merogoh kantong paling sedikit Rp50 ribu. Belum ditambah bensin, tol, dan parkir.

Ingatlah kalau kamu tidak perlu mengikuti trend untuk tampil kekinian. Fokus saja pada apa yang membuatmu nyaman. Toh, orang lain juga tidak akan mengatakanmu ketinggalan zaman.

5. Sulit Menolak Ajakan Seseorang

Menolak ajakan seseorang menjadi hal tersulit bagi orang-orang yang berusaha menyenangkan hati orang lain. Apakah kamu termasuk salah satunya? 

Padahal, menolak itu sama sekali tidak ada salahnya asalkan ada alasan yang jelas dan masuk akal.

Sebab, terlalu sering menerima ajak seseorang justru membuat pengeluaranmu membengkak. Budget yang kamu siapkan dari awal tentunya tidak cukup.

Jadi, belajarlah untuk menolak. Sampaikan tolakan tersebut dengan cara yang bersahabat agar tidak menyakiti hati orang lain, jadi kamu pun tidak perlu merasa bersalah karena sudah menolak ajakannya.

Mulai ubah hidupmu dari kebiasaan-kebiasaan yang merusak finansialmu. Yuk, atur keuangan dengan mencoba berinvestasi reksadana menggunakan aplikasi Makmur sekarang!


Editor: Endang Cahyani (bersertifikasi WAPERD, WMI dan CFP)
Penulis: Diestra Perdana

Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Website: Makmur.id


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *