Ilustrasi Reksa Dana (Pabitra Kaity |Pixabay)
Seperti yang kamu ketahui, di beberapa instrumen investasi terdapat istilah pembagian Kupon Obligasi, Dividen dan lain sebagainya. Istilah pembagian Kupon Obligasi digunakan khusus untuk instrumen investasi berupa surat utang / Obligasi, sedangkan istilah Dividen biasanya digunakan dalam investasi Saham dan juga Reksa Dana lho…
“Kupon (Interest Rate) adalah nilai bunga yang diterima pemegang obligasi secara berkala (kelaziman pembayaran kupon obligasi adalah setiap 3 atau 6 bulanan).”- OJK
“Dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham.”-OJK
Walau istilah Dividen sering digunakan dalam instrumen Saham, namun didalam Reksa Dana pun ada istilah Dividen.
Pada dasarnya, Dividen didalam Reksa Dana biasanya digulung / diinvestasikan kembali (re-invest) oleh Fund Manager baik dalam bentuk kas maupun instrumen investasi lainnya dan hasilnya akan dibukukan dalam bentuk NAB/Unit.
Apakah ada Dividen Reksa Dana yang dibagikan langsung ke Investor?
Jawabannya tentu saja ada, ada 3 Metode pembagian Dividen Reksa Dana yang perlu kamu ketahui yaitu :
1. Dividen diinvestasikan kembali (re-invest)
Metode ini yang paling lazim dan paling banyak digunakan oleh para Manajer Investasi dalam mengelola Reksa Dananya. Pada metode ini, seluruh isi emiten di dalam portofolio Reksa Dana yang membagikan Dividen akan dibukukan sebagai pendapatan atau capital gain ke NAB/Unit Reksa Dana.
Keuntungan dari metode ini yaitu adanya kenaikan harga NAB/Unit Reksa Dana tergantung seberapa besar nilai dividen yang dibagikan. Hal ini berlaku umum untuk semua jenis Reksa Dana Konvensional.
2. Dividen dibagikan dalam bentuk Unit Penyertaan ke Investor
Metode pembagian Dividen ini dapat kamu temukan di sejumlah Reksa Dana di Indonesia. Pada metode ini, biasanya pembagian Dividen dibayarkan ke investor dalam bentuk Unit Penyertaan Reksa Dana.
Keuntungan dari metode ini yaitu jumlah Unit Penyertaan yang dimiliki oleh investor akan bertambah setiap adanya pembagian Dividen, namun karena Dividen yang dibagikan dalam bentuk Unit Penyertaan yang bebas dijual kapan saja, maka harga NAB/unit Reksa Dana tersebut cenderung lebih fluktuatif dibandingkan dengan metode pembagian Dividen dengan cara diinvestasikan kembali.
3. Dividen dibagikan dalam bentuk uang tunai ke Investor
Metode pembagian Dividen ini dapat ditemukan di Reksa Dana Terproteksi dan cukup jarang ditemukan di Reksa Dana Konvensional. Pada metode ini, biasanya pembagian Dividen dibayarkan ke investor dalam bentuk uang tunai alias langsung ditransfer ke rekening investor.
Keuntungan dari metode ini yaitu investor akan mendapatkan sejumlah uang tunai yang akan ditransfer langsung ke rekening investor setiap periode yang sudah ditentukan. Namun karena Dividen dibagikan dalam bentuk uang tunai, maka hal ini akan berdampak ke penurunan harga NAB/unit setiap adanya pembagian Dividen Reksa Dana.
Hal ini bisa dilihat dari bentuk grafik harga NAB/Unit yang berbentuk seperti gergaji datar untuk Reksa Dana yang memiliki emiten tunggal seperti halnya Reksa Dana Terproteksi dan gergaji menanjak untuk Reksa Dana yang memiliki banyak emiten (obligasi).

Ilustrasi grafik NAB/Unit Reksa Dana Terproteksi (garis biru) | Materi PPL WAPERD – APRDI
Reksa Dana apa saja yang membagikan Dividen kepada Investor?
Kamu bisa temukan beberapa Reksa Dana dari berbagai Manajer Investasi yang membagikan Dividen kepada Investor melalui aplikasi Makmur, antara lain:
1. Trimegah Fixed Income Plan
Reksa Dana Pendapatan Tetap milik Manajer Investasi Trimegah Asset Management ini memiliki fitur pembagian Dividen Cash yaitu setiap 3 bulan. Selain itu Reksa Dana ini memiliki fitur bonus asuransi jiwa lho apabila kamu bisa mempertahankan nilai saldo investasi kamu minimal 10 juta setiap akhir bulannya.
Play Store
IOS : App Store
Website : Makmur.id
Baca juga : Pengertian Investasi & Bagaimana Prosesnya
