Sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas akses dan pengalaman investasi yang terintegrasi, PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) resmi meluncurkan fitur investasi saham dalam aplikasi Makmur melalui acara Grand Launching “Makmur Market On” di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 26 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi langkah strategis Makmur dalam memperkuat ekosistem wealth tech sekaligus menjalin kemitraan dengan OCBC Sekuritas Indonesia, bagian dari OCBC Group.
Acara grand launching tersebut dilaksanakan bertepatan dengan pembukaan perdagangan IHSG sesi II dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pasar modal. Sejumlah pimpinan regulator dan perwakilan lembaga pasar modal yang hadir antara lain Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Irvan Susandy, Komisaris KSEI Indra Christanto, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Direktur KPEI Antonius Herman Azwar, Direktur Utama SIPF Gusrinaldi Akhyar beserta jajarannya, Direktur Pengembangan PEI Suryadi, Dewan Kehormatan APEI Togu Cornelius Simanjuntak, Ketua APEI Prama Nugraha, Ketua APRDI Lolita, serta Direktur Eksekutif APRDI Mauldy.
Selain itu, rangkaian acara juga dihadiri oleh komunitas pasar modal dan beberapa key opinion leader (KOL). Dalam kesempatan tersebut, Rivan Kurniawan dan Leonard Hartono, sebagai pembicara pasar modal berlisensi, turut menyampaikan pandangan mengenai kondisi market, serta strategi investasi saham yang relevan di tengah dinamika pasar saat ini.
Menjawab Potensi Besar Investor Saham Indonesia
Peluncuran fitur saham Makmur dilakukan di tengah pertumbuhan jumlah investor pasar modal nasional yang terus meningkat. Hingga Desember 2025, jumlah investor pasar modal telah melampaui 20 juta, dengan jumlah investor saham mencapai sekitar 8,5 juta SID. Meski demikian, tingkat penetrasi investor saham masih relatif rendah dan masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Direktur Utama Makmur, Sander Parawira, menyampaikan bahwa potensi pasar modal Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Oleh karena itu, kehadiran fitur saham di aplikasi Makmur bertujuan untuk memperluas akses investasi yang lebih inklusif dan terarah. “Makmur ingin menghadirkan pengalaman investasi saham yang lebih mudah, transparan, dan terstruktur. Melalui Makmur Market On dan peluncuran fitur investasi saham di aplikasi Makmur, kami berharap investor di berbagai wilayah Indonesia dapat membangun portofolio saham dengan lebih percaya diri, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple,” ujar Sander.
Fitur Saham sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan
Fitur saham Makmur dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang kerap dihadapi investor ritel, tidak hanya dari sisi transaksi, tetapi juga dari aspek analisis dan pengambilan keputusan.
Chief Investment Officer Makmur, Stefanus Dennis Winarto, menjelaskan bahwa Makmur berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan fitur-fitur untuk mempermudah investor dalam bertransaksi saham di aplikasi Makmur. “Kami melihat banyak investor membutuhkan lebih dari sekadar fitur jual beli saham. Mereka membutuhkan panduan, transparansi, dan alat bantu analisis. Karena itu, Makmur menghadirkan fitur-fitur yang jarang ditemukan di aplikasi lain, seperti order book analysis, broker flow, broker distribution, hingga curated portfolio, agar investor bisa mengambil keputusan investasi saham yang lebih berbasis data.”
Kolaborasi Strategis dengan OCBC Sekuritas
Direktur Utama OCBC Sekuritas Indonesia, Betty Goenawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen OCBC Sekuritas dalam mendorong inklusi keuangan serta pengembangan ekosistem pasar modal berbasis teknologi.
“Kolaborasi dengan Makmur merupakan bagian dari komitmen OCBC Sekuritas dalam memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal melalui penyediaan infrastruktur transaksi saham yang andal dan komprehensif. Melalui semangat OCBC Open Sinergi, kami terbuka terhadap pengembangan berbasis teknologi dan kolaborasi lintas industri untuk menghadirkan pengalaman investasi yang lebih mudah, teredukasi, dan terintegrasi bagi investor,” ujar Betty.
Adapun sejumlah fitur utama perdagangan saham di Makmur, antara lain:
- Day / Regular Trading
Memberikan opsi pada investor untuk melakukan transaksi:
- Day trading: membeli dan menjual saham dalam satu hari perdagangan, dengan sistem otomatis (force sell) jika saham masih dimiliki hingga akhir sesi.
- Regular trading: membeli dan menjual saham untuk jangka waktu lebih panjang, tanpa batasan waktu tertentu.
- Trading Limit (Buying Power)
Fitur yang memberikan nasabah kemampuan membeli saham dengan memanfaatkan fasilitas pembiayaan, tersedia untuk saham-saham tertentu yang likuid dan sesuai ketentuan. - Advanced Orders
Fitur untuk membantu investor mengatur strategi transaksi saham secara lebih terencana melalui berbagai tipe order, meliputi:
- Market Order: instruksi beli atau jual saham pada harga terbaik yang tersedia di pasar pada saat order dibuat.
- Limit Order: instruksi beli atau jual saham pada harga tertentu atau yang lebih menguntungkan.
- Stop Market Order: instruksi beli saham apabila harga mencapai di atas trigger price, atau jual saham apabila harga turun di bawah trigger price. Setelah harga trigger tercapai, order dieksekusi sebagai Market Order.
- Stop Limit Order: instruksi beli saham apabila harga mencapai di atas trigger price, atau jual saham apabila harga turun di bawah trigger price. Setelah harga trigger tercapai, order dieksekusi sebagai Limit Order.
- Trailing Stop: instruksi penjualan saham secara Market Order apabila harga pasar turun di bawah persentase tertentu dari harga tertinggi sebelumnya.
Selain jenis order, investor juga bisa menentukan durasi order sesuai kebutuhan:
- Good for Day (GFD) – berlaku selama satu hari perdagangan.
- Good till Canceled (GTC) – tetap aktif hingga dibatalkan manual atau sampai maksimal 30 hari kalender.
- Good till Date (GTD) – tetap aktif hingga dibatalkan manual atau berakhir setelah 90 hari kalender.
- Order book analysis
Menampilkan daftar antrian order beli dan jual saham pada setiap level harga secara real-time, sehingga investor dapat memantau dinamika permintaan dan penawaran di pasar. - Broker information, yang menampilkan:
- Broker Summary: menampilkan ringkasan transaksi beli dan jual saham oleh masing-masing broker dalam periode tertentu.
- Broker Flow: menunjukkan aliran dan tren aktivitas pembelian dan penjualan saham oleh broker dalam periode tertentu.
- Broker Distribution: visualisasi transaksi akumulasi atau distribusi antar broker pada saham tertentu untuk membantu analisis pergerakan saham.
- Curated portfolio – menampilkan portofolio terkurasi dari ahli (expert) setelah Investment Advisor dan Manajer Investasi diseleksi oleh Makmur.
Didirikan pada 2020, Makmur kini telah melayani lebih dari 1 juta pengguna di seluruh Indonesia dan diakui sebagai platform investasi reksa dana dengan pertumbuhan tercepat 2023 versi CNBC Indonesia. Dengan kehadiran fitur saham, Makmur semakin memperkuat posisinya sebagai platform wealth tech yang menyediakan solusi investasi terkurasi dan terintegrasi, mencakup reksa dana dan saham dalam satu aplikasi.

Leave a Reply