Category: Artikel
-

Sejumlah Emiten Batu bara Umumkan Dividen, Berikut Daftar Dividend Yield Tertinggi Tahun Ini
Key Takeaways: Musim pembagian dividen kembali menjadi perhatian investor setelah sejumlah emiten batu bara mengumumkan besaran dividen untuk tahun buku 2025. Di tengah volatilitas harga komoditas dan berbagai tantangan industri batu bara, sejumlah emiten tetap mampu membagikan dividen dalam jumlah besar sehingga menghasilkan dividend yield yang menarik. Dalam investasi saham, dividend yield adalah persentase imbal…
-

Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026
Reksa dana pasar uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal…
-

Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp240,67 triliun per Mei 2026. Meskipun turun 9,80% dibandingkan April 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan…
-

Reksa Dana Campuran Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran…
-

Reksa Dana Saham Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026
Pasar saham domestik mengalami tekanan signifikan sepanjang Juni 2026. IHSG melemah tajam pada pekan pertama bulan ini seiring dampak rebalancing MSCI yang mulai berlaku 1 Juni 2026, sebelum sempat rebound pada pekan kedua. Tekanan kembali meningkat menjelang akhir bulan setelah MSCI mengumumkan pada 24 Juni 2026 keputusannya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, namun dengan…
-

Ingin Hold Jangka Panjang Saham Bank Digital yang Sudah IPO? Ini Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan
Key Takeaways: Industri bank digital terus berkembang di Indonesia, hadir sebagai pilihan bagi investor yang tertarik untuk memanfaatkan potensi keuntungan di sektor perbankan. Secara fungsi dan regulasi, baik bank digital maupun konvensional wajib terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keduanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana masyarakat, seperti tabungan dan deposito, kemudian…
-

Sekuritas Lokal, Asing, atau BUMN, Mana yang Sering Menjadi Underwriter Perusahaan IPO?
Key Takeaways: Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk melakukan Initial Public Offering (IPO), salah satu keputusan paling strategis yang perlu diambil adalah memilih underwriter atau penjamin emisi efek. Underwriter (penjamin emisi efek) berperan dalam memastikan keberhasilan proses IPO, mulai dari penetapan harga saham, distribusi kepada investor, hingga menjamin penyerapan saham di pasar. Penetapan harga harus mampu…
-

Memahami Regulasi Batas Investasi Dana Pensiun dan Asuransi, Apa Manfaatnya bagi Investor?
Key Takeaways: Mulai Januari 2026, terdapat perubahan fundamental di pasar modal Indonesia. Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menaikkan batas investasi saham bagi perusahaan asuransi dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada institusi pengelola dana, tetapi juga berpotensi memengaruhi kinerja portofolio investasi investor. Perubahan batas investasi dapat memengaruhi dinamika harga…
-

Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas A: Tetap Stabil di Tengah Tekanan Pasar Obligasi
Key Takeaways: Sepanjang year-to-date (YTD) 2026 hingga 22 Juni 2026, pasar obligasi Indonesia menghadapi tekanan dari faktor eksternal maupun domestik. Dari sisi global, ketidakpastian arah kebijakan moneter dan tensi geopolitik yang masih berlanjut meningkatkan volatilitas pasar keuangan. Sementara dari dalam negeri, pelemahan nilai tukar rupiah mendorong Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas…
-

BI Naikkan Suku Bunga saat Rupiah Melemah, Apa Dampaknya bagi Reksa Dana?
Key Takeaways: Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada 18 Juni 2026 menjadi 5,75% dari sebelumnya 5,50%. Kenaikan ini merupakan yang ketiga sejak Mei 2026 setelah BI lebih dulu menaikkan suku bunga pada 20 Mei dan 9 Juni 2026. Langkah tersebut diambil sebagai…